XENCHAIN MANAGEMENT PERLINDUNGAN IDENTITAS DIGITAL DENGAN BLOCKCHAIN

April 18, 2018 2 Comments



Dewasa ini para pelaku bisnis telah memanfaatkan IT sebagai ujung tombak dan strategi perusahaan/organisasi mereka. Untuk beberapa pelaku bisnis di bidang penjualan telahmenerapkan transaksi digital dalam menunjang proses bisnis mereka. Salah satu akibatnya adalah meningkatnya popularitas e-commerce dan aktivitas belanja online. 
Pembentukan Digital Identity Management merupakan hal fundamental bagi para pelaku bisnis, individu dan pemerintah yang ingin menerapkan proses bisnis secara digital. Dengan adanya kolaborasi menyebabkan penggunaan resource secara bersama - sama menyebabkan keamanan serta kerahasiaan menjadi persoalan utama. Persoalan security tidak hanya konvensional dengan sekedar melindungi ataupun menjaga, tetapi melibatkan banyak komponen yang saling bersinergi secara komprehensif. Untuk mendapatkan hasil yang optimal diperlukan pembangunan IMA (Identity Management Architecture) dengan memperhatikan keterkaitan dari masing-masing komponen. Kenyamanan dan rasa aman dalam melakukan aktifitas digital merupakan hal mendasar yang diharapkan oleh para penggunanya.
team and the event participants in
Apa Itu DIGITAL IDENTITY….?
Digital Identity adalah suatu identitas yang digunakan untuk mengakses informasi secara digital. Digital Identity adalah representasi dari identitas manusia yang digunakan pada jaringan terdistribusi antara manusia dan mesin. Tujan dari Digital Identity adalah untuk memberikan kemudahan dan keamanan bagi para pengguna saat melakukan transaksi. Representasi dari Digital Identity hanya diperlukan untuk melengkapi sebagian proses transaksi yang terjadi dan dapat dikatakan bahwa beberapa transaksi membutuhkan lebih dari satu identitas pengenal. Contoh yang paling sederhana dari Digital Identity terdiri dari ID (user name) dan autentikasi yang rahasia atau Password. Pada pelaksanaanya Digital Identity menjadi sesuatu yang kompleks dan harus dikelola dengan baik dalam menentukan kevalidan dari tiap-tiap identitas. 
Sesuatu Yang Rawan Terhadap Cybercrime..
Penggunaan Identitas digital sering terjadi penyalahgunaan identity saat ini. Pada dasarnya  identity adalah autentikasi, otorisasi dan akses kontrol. Pada Era digital sekarang ini yang telah merubah perilaku serta kebiasaan masyarakat dalam melakukan aktifitas telah dimanfaatkan oleh beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab demi mendapatkan keuntungan dengan cara yang tidak legal. Selama berselancar internet pengguna sering kali memasukkan data diri mereka seperti nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, pekerjaan, nomor telepon, alamat, atau bahkan nomor kartu kredit ke sembarang situs yang latar belakangnya belum jelas. Kelengahan inilah yang dimanfaatkan penjahat cyber demi mendapatkan data-data pengguna untuk aktivitas kejahatan mereka. Tidak berhenti begitu saja, demi mendapatkan data pengguna yang lebih lengkap dan akurat seperti profil pengguna, nama akun beserta passwod, hingga rekaman transaksi finansial online penjahat cyber juga menyerang sistem, jaringan, dan aplikasi IT perusahaan dan juga institusi perbankan. Kombinasi antara kelengahan pengguna dan semakin meningkatnya aktivitas transaksi online menjadikan hal ini sebagai sasaran empuk bagi para penjahat cyber.
Tentu saja banyak dampak langsung maupun tidak langsung yang ditimbulkan dari ancaman ini. Melihat dari perspektif makro, ancaman ini dapat berpengaruh buruk terhadap kelangsungan hidup industri perdagangan, penyedia layanan, dan transaksi finansial online. 
Perangkat keamanan konvensional yang kini banyak diterapkan oleh perusahaan tidak lagi cukup untuk mengatasi berbagai ancaman siber modern. Karenanya, dibutuhkan platform mitigasi yang mampu menyediakan perlindungan terhadap aplikasi perusahaan yang tersebar di lintas platform dan ekosistem (baik on-premise, cloud, maupun hybrid). Meskipun hal tersebut sangat mungkin dilakukan, namun yang menjadi kendala saat ini adalah tingginya tingkat kerumitan dan biaya yang dibutuhkan untuk menerapkan sistem keamanan, mereplikasi serta menegakkan policy keamanan aplikasi lintas platform dan ekosistem. 
Xenchain Menawarkan Sebuah Solusi
Berdasarkan dari uraian diatas tentang seberapa vitalnya peran dari identitas digital dalam perkembangan teknologi saat ini, serta seberapa besar bahaya dari ancaman cybercrime. XENCHAIN sebuah platform yang menawarkan solusi tentang permasalahan yang umum dihadapi banyak pihak terkait tentang identitas digital menggunakan basic dari Blockchain. Blockchain merupakan smart platform yang terdesentralisasi, transparan, serta sangat terstruktur. Sehingga, XENCHAIN menjamin keamanan dan privasi setiap data.
Xenchain membangun sebuah platform raksasa dengan akses mudah dalam sebuah platform yang sangat terlindungi. Kami menawarkan anda untuk bergabung dalam revolusi Management Personal Identifiable Information (PII). Hal yang ditawarkan oleh XENCHAIN :
  • Memperbaiki management digital identity berbasis blockchain
  • Meningkatkan efisiensi
  • Transaksi transparan pada senua pihak yang terlibat dalam sistem management sesuai kontrak pintar.
  • Estimasi biaya dan waktu yang lebih rendah dan efisien.
  • Memperkuat jaringan blockchain menciptakan peluang tanpa batas.
KYC Blockchain Sebagai Landscape Layanan
KYC dan PII berperan dalam mengolah inklusi keuangan bagi pengguna tanpa otoritas perbankan. Hal ini berguna bagi perusahaan memastikan unifikasi dan integritas data serta mencegah terjadinya pencurian data digital dalam platform blockchain. Keberhasilan pelaksanaan layanan KYC pada blockchain menjamin keamanan dan transparansi PII.




Solusi Xenchain
Xenchain bertujuan membangun platform management Personal Identifiable Information (PII) dengan sistem end – to – end berbasis Blockchain.

Pengguna dapat menggunakan platform xenchain melalui Mobile Aplikasi dan Application Programming Interface (API) untuk mengambil dan memverifikasi data.
Peran Xenchain

Data digital disimpan dalam bentuk ERC20 dalam blockchain.
Teknologi Yang Digunakan
Xenchain nantinya akan merilis software defelopment kit (SDK) di android dan IOS. Metodelogi xenchain dalam mengolah management identitas digital adalah:

Penyimpanan Xenchain Terdistribusi
IPFS protokol dari Xenchain terintegrasi langsung dengan Blockchain.
  • Data identitas yang ter-Enkripsi
  • Data disimpan dan didistribusikan dengan sistem IPFS
  • Blockchain bekerja untuk mendeskripsi dan mengambil data.
  • Pengambilan data melalui XenData konsumen sesuai dengan ijin otoritas.
  • Protokol IPFS menyajikan versi penyimpanan paling up to date pada pengamanan XenUser.
BUSSINES MODELS
Teknologi yang dirancang oleh Xenchain memungkinkan user melakukan akuisisi dengan proses lebih cepat, transparan dan terpercaya. XenData Consumer akan menjadi pihak pertama yang dapat menikmati layanan ini.

-         Gambaran Workflow Sistem
-         Fungsional Sistem

TOKEN XENCHAIN
-         Nama token       : Xencoin (XEN)
-         Standart yang digunakan : ERC – 20 ETH
-         Hard Cap                    : 200.000.000 token XEN

CrowdSale

XEN Crowdsale memiliki total CAP $ 15 juta USD dengan mata uang ETH dengan rincian : 
ROADMAP
     PRE – ICO
      Periode Januari – Maret 2018
-         Tahap 1 pembentukan α – vershion Xenchain
-         Tahap 2 Melakukan trial dengan pelanggan corporate
-         Tahap 3 persiapan sistem oleh XenValidator perusahaan.
-         Tahap 4 pembentukan struktur Xenchain dan legalitas hukum
-         Tahap 5 Whitepaper
     ICO
      Periode Maret – Mei 2018
-         Tahap 1 Xenchain versi Betha (β) dan penyimpana Blockchain
-         Tahap 2 penjualan Token menggunakan KYC Service
-         Tahap 3 Asia dan Eropa Champaign
     POST ICO
      Periode Mei 2018
-         Quartal 3 ditargetkan mendapatkan 10 juta XenUser dan 3000 XenData Consumer.
-         Quartal 4 alokasi token untuk 10 kali kemitraan XenValidator perusahaan.

SASARAN MARKET

TEAM DAN ADVISOR



Untuk Informasi lebih lengkap anda bisa mengunjungi link berikut

Author : samsul_atmodjo
[ETH Address]      0x09aE30031f2111483A7B5792AC95D0deF6f6ff83

De'SIta

Manusia Bodoh Yang tak kunjung pandai Google

2 comments: